Warning: session_start(): open(/var/lib/php/session/sess_ac833hcf7dni9t49crjtdeq7q7, O_RDWR) failed: No space left on device (28) in /var/www/html/kineria/package/wordpress/wp-content/themes/fruitful/inc/func/comment-inline-error.php on line 9
dokumenter Archives - Kineria
14 Mar

Figuran di Balik Layar

Menjadi figuran dalam sebuah produksi film atau sinetron tidak melulu sesederhana yang terlihat di permukaan layar bioskop atau televisi kita. Jika pada akhirnya hanya terekam kamera dalam hitungan menit bahkan detik, waktu tunggu yang para figuran korbankan untuk itu nyatanya jauh lebih lama dari waktu tunggu penumpang Lion Air saat pesawatnya dikabarkan delay.

Belum lagi keluhan-keluhan dari para figuran yang merasa ditelantarkan tanpa kejelasan menanti fragmen yang mengharuskan mereka inframe, sampai imbalan yang jauh dari kata sebanding dengan pengorbanan yang sudah mereka lakukan, dibahas secara utuh dalam dokumenter pendek berjudul “Figuran” karya Vania Ivena ini. Kali ini Vania coba memotret realitas yang selama ini bias dari mata kamera.

Ironis, mungkin menjadi kata yang tepat saat film ini memuat pengakuan Read More

23 Dec

Dedikasi Seorang Ibu dan Pekerja Teater Modern

Beruntung sekali ia. Ketika baru menginjak usianya yang ke-11 sudah mendapat bimbingan akting dari orang-orang yang memang layak disebut seniman. Bandingkan dengan suguhan yang ditawarkan media untuk umur seusianya saat ini. Ya, pastinya bukan yang hanya bermodalkan dempul dengan akting ala kadarnya yang menjadi role model-nya. Dewa-dewa Teater Populer macam George Kamarullah, Henky Solaiman, hingga Nano Riantiarno menjadi nama-nama yang disebut dalam bahasan mengenai perkenalannya dengan dunia lakon. Dokumenter berjudul Persona arahan George Arif ini yang bakal mengupas dalam-dalam kehidupan sosok ‘ia’ yang terus disebut dari awal alinea. Ia adalah Read More

27 Nov

Harmoni Orkestra, Kor, dan Suporter

Addie Muljadi Sumaatmadja dengan Twilite Orchestra-nya, Drs. A. G. Sudibyo dan paduan suara mahasiswa baru Universitas Indonesia (UI), serta Yuli Sumpil, sang pemimpin ribuan Aremania (sebutan untuk fan Arema Indonesia) yang menyesaki Stadion Kanjuruhan. Mereka menjadi salah tiga yang dilahirkan untuk menjadi pemimpin sekaligus mengamini adagium yang terpampang dalam poster film ini yang berbunyi Read More

15 Oct

Kokas, Islam Nusantara, dan Pahlawan dalam Diam

Bukan Kokas (Kota Kasablanka (Kampung Melayu sampai belakang Karet)) yang menjadi bahan kajian dalam dokumenter berjudul Nafas Perjuangan di Kokas keluaran Laguna TV ini. Jangan membayangkan pula Kokas yang satu ini berada di tengah ibukota dan dijejali para shopaholic terjebak zaman. Karena Kokas dalam tayangan ini sangat kontras dengan Kokas yang mungkin pernah pula Anda kunjungi di akhir pekan tersebut. Ya, sebab Read More

02 Oct

Prosa Para Pemadat Persija

“Some people believe football is a matter of life and death, I am very disappointed with that attitude. I can assure you it is much, much more important than that.”

Kurang sahih rasanya jika tak menyertai kutipan terkenal legenda Liverpool William ‘Bill’ Shankly di atas tatkala kita menyinggung kemesraan supporter dan klub gacoannya. Nukilan yang terdengar mainstream sih, tapi bukankah di era sekarang ‘hipster is the new mainstream’?

Pernyataan tersebut terlontar saat Shankly terkagum-kagum menyaksikan kekerabatan supporter Liverpool FC dan Everton FC menjelang klub kesayangan masing-masing bersua. Menjadi sebuah pemandangan yang langka memang jika mengingat fakta lapangan kedua klub yang adalah musuh bebuyutan alias rival sekota atau karib dengan sebutan Derby Merseyside.

Nah, jika kita runut ke film dokumenter yang bakal Anda simak sebentar lagi, karya sutradara paruh baya Andibachtiar Yusuf berjudul The Jak ini sekilas Read More

30 Jul

Blusukan Ilun dan Majelis Rasulullah

Chairun Nissa, ya, mungkin nama filmmaker satu ini mulai akrab di telinga kita. Sukses dengan Purnama di Pesisir dan film-film pendeknya yang terdahulu, Ilun—begitu ia karib disapa—, kembali dengan film bertemakan sosial lainnya. Kali ini Kineria bakal fokus membahas jebolan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) itu dan film dokumenternya yang ia beri judul The Followers. Sebuah film yang mengetengahkan loyalitas tanpa batas para pengikut sebuah majelis pengajian yang berbasis di bilangan Jakarta Selatan. Topik yang terbilang cukup menarik untuk difilmkan di kala makin menjamurnya majelis-majelis pengajian—khususnya di Jabodetabek—yang memang dibanjiri massa namun tak jarang pula memicu Read More

01 Jul

Ikut Mengikuti Para Pengikut

Rizieq Shihab, Hasan bin Ja’far, (alm.) Munzir Al-Musawa, siapa lagi nama habaib yang namanya familiar di telinga Anda? Atau yang parasnya terlintas ketika Anda melewati persimpangan jalan yang dijejali spanduk undangan pengajian? Atau malah Anda lebih terkesan dengan kemacetan yang disebabkan jalan yang biasa Anda lalui ditutup demi hajatan beliau-beliau di atas? Bersiaplah jika tiba-tiba ada yang menguliahi Anda dengan pertanyaan bernada rada sarkas macam “mau macet di dunia apa di akhirat, mas?”.

Bukan soal siapa pentolan majelis pengajian mana yang bakal dibahas dalam film dokumenter berjudul The Followers ini. Tapi…pengikutnya, dan segala loyalitas mereka tentu yang akan Anda saksikan sebentar lagi. Chairun Nissa, sutradara film ini, coba memfilmkan anggota sebuah majelis pengajian di Read More

12 Jun

Hidup Tanpa Sekat ala Kampung Kinam

Siapa yang tak mau hidup dalam keharmonisan? Mungkin mereka-mereka yang tidak tenang sukmanya atau hobi kelahi saja yang ingin terus-terusan berada dalam kecemasan dan kebisingan. Jika di Jakarta bersanding Istiqlal dan Katedral yang merupakan simbol ke-Indonesia-an, di Kampung Kinam, Papua Barat, pun dapat kita temukan Masjid Al-Yasin dan Gereja Kampung Kinam yang nyaman berdampingan. Sebuah potret hidup bertoleransi yang ternyata bukan sesuatu yang njelimet.

Harmoni Di Balik Tradisi Satu Tungku Tiga Batu judul film ini. Tiga kata di akhir “Satu Tungku Tiga Batu” menjadi sebuah metafor untuk menyebut “Islam-Kristen yang saling menghormati dan menjunjung tinggi kebersamaan” dan mungkin pula untuk menegaskan “Hey, lihat! Read More


Fatal error: Uncaught exception 'wfWAFStorageFileException' with message 'Unable to verify temporary file contents for atomic writing.' in /var/www/html/kineria/package/wordpress/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:52 Stack trace: #0 /var/www/html/kineria/package/wordpress/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(659): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/var/www/html/k...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /var/www/html/kineria/package/wordpress/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 52

Warning: Unknown: open(/var/lib/php/session/sess_ac833hcf7dni9t49crjtdeq7q7, O_RDWR) failed: No space left on device (28) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/var/lib/php/session) in Unknown on line 0